Operasi Pekat 2017 Polsek Sumberrejo Amankan Pedagang Toak

Babatpost.com – Wilayah POlrestra Bojonegoro di kecamatan Sumberrejo juga melakukan operasi Pekat Semeru 2017, dari hasil razia ini polsek Sumberrejo berhasil mengamankan beberapa pedagang miras.

Pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2017 tersebut bertujuan untuk menjaga situasi di Bulan Suci Ramadhan agar tetap kondusif tanpa adanya penjualan miras di warung-warung yang ada di wilayah hukum Polsek Sumberrejo itu.

Read More
Berita Terkait :  Kekeringan serang kabupaten Bojonegoro

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, melalui Kapolsek Sumberrejo AKP Nur Zjeni mengatakan, bahwa pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan razia miras.

“Kami menugaskan Kanit Sabhara Aiptu Supriyanto didampingi Bripka Kastum, Brigadir Ahmadin dan Bripda Laily Agung, untuk melakukan razia miras. Dengan sasaran penjual miras di Desa Bogangin dan Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro,” demikian seperti yang dikatakan Kapolsek Sumberrejo AKP Nur Zjeni, Kamis (1/6/2017).

Masih menurut Nur Zjeni, dalam pelaksanaan razia miras tersebut, petugas berhasil menyita 16 liter minuman jenis toak. Dari MY warga Desa Bogangin, Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, berhasil mengamankan 1 (satu) jerigen isi 9 liter miras jenis Toak. Yang kedua petugas memperoleh toak di warung milik SG yang berada di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, berhasil1 (satu) jerigen berisi 7 liter miras jenis toak

Berita Terkait :  Lagi Warga Bojonegoro Tewas Tersambar Petir

Kedua barang bukti yang berhasil disita dari dua warung tersebut, diamankan oleh Polsek Sumberrejo, yang berada di wilayah Polres Bojonegoro, untuk dilaksanakan sidang tipiring (tindak pidana ringan), besok Jum’at (2/6/2017).

“Kita sita dan akan kita lakukan sidang tipiring di Pengadilan Negeri Bojonegoro besok Jumat tanggal 2 Juni 2017,” terang Kanit Sabhara Polsek Sumberrejo Polres Bojonegoro Aiptu Supriyanto, Kamis (2/6/2017).

Sementara itu, Kapolsek Sumberrejo AKP M.Nur Zjaeni menyampaikan bahwa, kegiatan Operasi Pekat Semeru 2017 yang di laksanakan dalam Bulan Suci Ramadhan 1438 H tersebut bertujuan menciptakan suasana yang aman dan nyaman agar umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusu’.

Berita Terkait :  Curah Hujan Tinggi, 146 Desa di Bojonegoro Terancam Bakal Terkena Banjir

“Kita akan terus laksanakan razia untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Related posts