Timnas Percaya Diri, Filipina Sedang Down

Timnas Percaya Diri, Filipina Sedang Down

BabatPost.com – Masih segar dalam ingatan Saddil Ramdani kemenangan 3-0 Indonesia atas Filipina yang diraih pada SEA Games 2017 Malaysia. Saat itu, mengalahkan Filipina rasanya seperti meraih kemerdekaan Indonesia kedua.

Sebab, kemenangan itu didapat tepat pada 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Indonesia. Saddil turut menyumbangkan satu di antara tiga gol kemenangan skuad Merah Putih.

Read More

Saat ini Saddil menjadi satu-satunya pemain yang tersisa dari SEA Games 2017 Malaysia itu. Sayang, dia tidak bisa ikut bertanding saat Indonesia kembali dipertemukan dengan Filipina pada pertandingan lanjutan grup A cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021 Vietnam. Kedua tim akan saling berhadapan di Viet Tri Stadium, Phu Tho, sore ini pukul 16.00 WIB.

Saddil meninggalkan skuad Garuda sejak 11 Mei. Dia harus kembali ke Malaysia. Klubnya, Sabah FA, akan bertanding melawan Kelantan United dalam ajang FA Cup tepat pada hari yang sama dengan pertandingan Indonesia kontra Filipina. ”Insya Allah, jika Indonesia lolos ke semifinal, saya akan kembali lagi ke Vietnam,” tutur mantan pemain Persela Lamongan dan Bhayangkara FC itu.

Pelatih Indonesia Shin Tae-yong (STY) sudah mengantisipasi absennya Saddil sejak kali pertama menggelar persiapan. Dia memahami Saddil tidak sepenuhnya dilepas Sabah FA. Sebab, Sabah masih memiliki agenda kompetisi dan turnamen domestik.

Karena itu, STY memastikan persiapan Indonesia sama sekali tidak terganggu dengan kepergian Saddil. Justru Marc Anthony Klok dan kawan-kawan sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Motivasi para pemain berlipat ganda setelah berhasil mengalahkan Timor Leste dengan skor 4-1. Kemenangan itu membuat peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal terbuka.

”Kondisi para pemain semakin baik. Fokus kami semakin meningkat. Saya yakin penampilan Indonesia dalam pertandingan besok (hari ini, Red) semakin baik,” tutur STY dalam latihan terakhir menjelang pertandingan melawan Filipina di Lapangan Bai Bang, Phu Tho, Vietnam, kemarin.

Selain diunggulkan faktor sejarah, STY menilai Indonesia diunggulkan dengan faktor mental. Menurut pelatih 51 tahun itu, Filipina sedang down. ”Mereka bisa menahan imbang Vietnam. Tapi, kalah oleh Myanmar,” kata mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

Related posts