Meski Masih Kesulitan, Pol Espargaro Akui Cocok dengan Motor Honda

Berita MotoGP: Pol Espargaro mengungkapkan bahwa dirinya masih merasa cocok dengan motor Honda, RC213V meski kesulitan untuk tampil kompetitif di sepanjang musim 2021.

Read More

Pol Espargaro membela Repsol Honda di MotoGP 2021 guna menggantikan peran Alex Marquez yang gagal memenuhi ekspektasi tim. Keputusan mereka untuk memilih rider asal Spanyol itu memang bisa dikatakan cukup masuk akal, terlebih dengan pencapaiannya selama membela Red Bull KTM dalam beberapa musim terakhir.

Berita Terkait :  Harga Honda CBR250RR Dua Silinder tembus hingga 70 juta rupiah lebih

Namun performa apik Espargaro di tes pramusim justru tak terlihat kala turun di delapan seri balapan MotoGP 2021 yang telah digelar. Ia masih belum mampu mengklaim posisi lima besar.

Meski begitu, pebalap berjuluk Polyccio itu mengakui bahwa dirinya memiliki kecocokan dengan motor Honda RC213V. Ia juga yakin bisa tampil lebih baik pada sisa balapan musim ini.

“Sejak pertama kali naik Honda, saya langsung tahu motor ini milik saya. Motor ini cocok untuk gaya balap saya, dan saya sangat suka. Semua bilang Honda sangat sulit dikendarai, tapi bagi saya tak sesulit itu,” jelas Espargaro, seperti dirangkum dari Marca.

Berita Terkait :  One-Owner 2003 Honda RC51 Mengenang Kembali Ke Masa Kejayaan V-Twin Superbike Racing

“Ini bukan soal sulit atau tidaknya sebuah motor, karena semua motor memang sulit dikendarai. Anda harus bekerja super keras di atas motor apa pun. Ini tergantung cara Anda berkendara, lebih sulit di atas motor ini atau di atas motor itu,” sambungnya.

“Dalam kasus saya, saya sangat menyukai Honda dan saya merasa motor ini cocok untuk saya. Saya suka berkendara mencapai limit dan terjatuh akibat ban depan yang selip. Saya orang yang selalu mengerahkan segalanya meski kadang konsekuensinya buruk,” tutur Espargaro.

Berita Terkait :  Valentino Rossi Diminta Jadi Pebalap VR46 Dampingi Marini

“Akan tetapi inilah pendekatan saya pada pekan balap. Saya selalu menjalani pekan balap seolah itu yang terakhir dalam karier saya. Saya merasa bahwa ini satu-satunya cara berkendara di MotoGP,” tuntas pebalap berusia 30 tahun tersebut.

Dapatkan update berita lainnya hanya di BabatPost.com, Jangan Lupa Follow BabatPost.com di Google News

Related posts