Babatpost.com – Membunuh seseorang menggunakan racun yang sangat mematikan kalium Sianida dan dicampurkan kedalam larutan kopi, hingga membuat korban tewas tak lama setelah meminum larutan tersebut. Inilah hal yang dilakukan oleh Jessica. hal ini mendapatkan komentar dari Kriminolog UI Eko Haryanto menyebut Jessica adalah seorang pembunuh berdarah dingin.
Hal ini merujuk pada dugaan pembunuhan yang dilakukan Jessica Kumala Wongso dengan menaruh racun jenis Sianida ke dalam gelas kopi yang diminum Wayan Mirna Salihin Kafe Olivier, Grand Indonesia. Akibatnya, Mirna tewas seketika setelah menenggak kopi tersebut.
(baca juga : Jessica bicara soal tudingan lesbian)
“Yang jelas ini kan, kalau yang langsung menggunakan tangan atau senjata tajam itu umumnya kemarahan pelaku terhadap korban begitu tinggi, jadi pelampiasannya dengan segera. Tapi kan ini (menggunakan Sianida) cukup dingin ya, si pelaku menginginkan korban mengalami kematian secara cepat, mematikan tetapi tak lazim,” kata Eko , Selasa (1/2/2016).
Menurut dia, dugaan pembunuhan yang dilakukan Jessica dengan menggunakan Sianida tak lazim, lantaran untuk memperoleh bahan kimia itu sangat lah sulit. Sehingga, Jessica yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Mirna menyiapkan semua ini dengan matang.
“Jadi jika dia menggunakan racun berarti dia memiliki persiapan yang matang, buktinya kan keliatan cukup matangnya dia. Dia menggunakan dosis yang cukup tinggi, artinya dia menghendaki kematian korban (Mirna),” tuturnya.
Eko menjelaskan, persiapan matang tersebut yang akhirnya membuat pihak kepolisian masih kesulitan membuktikan, apakah Jessica yang merupakan teman kuliah Mirna di Australia benar-benar menaruh Sianida di dalam kopi serta apakah yang ditaruh di dalam kopi itu benar Sianida.
“Apa yakin penyidik bahwa yang dituangkan itu benar-benar Sianida, jangan-jangan itu garam. Itu kan harus dibuktikan, secara materiil,” tukasnya.